Minggu, 22 Mei 2016

GAS

 
Gas adalah suatu fase benda dalam ikatan molekul yang sangat renggang pada suhu tertentu, biasanya titik uap suatu zat. Gas mempunyai kemampuan untuk mengalir dan dapat berubah bentuk. 
1.    Gas Ideal
Gas ideal adalah gas teoritis yang terdiri dari partikel-partikel titik yang bergerak secara acak dan tidak saling berinteraksi. Konsep gas ideal sangat berguna karena memenuhi hukum gas ideal, sebuah persamaan keadaan yang disederhanakan, sehingga dapat dianalisis dengan mekanika statistika. 
 faktor-faktor yang mempengaruhi gas ideal:

2.    Gas Nyata  
Gas merupakan suatu keadaan atau suatu bahan yang dapat dimanfaatkan serta mampu mengembang tanpa batas dan bebas bergerak sekehendaknya. Oleh karena itu tidak  berbentuk dan tidak bervolume. Sangat bergantumg pada bentuk wadah yang ditempatinya. Gaya tarik menarik antara partikel-partikelnya kecil. Tumbukan dan hentakannya lemah. Atom-atom dan molekul-molekulnya senantiasa berseliweran dan berbenturan satu sama lain dengan dinding wadah yang didiaminya.
b. Persamaan gas nyata
2.    Persamaan Berthelot

  

3.    Persamaan Dieterici
 


4.    Persamaan Beattie - Britdgman





Selasa, 17 Mei 2016

TERMODINAMIKA



Termodinamika (bahasa Yunani: thermos= 'panas' and dynamic= 'perubahan') adalah fisika energi, panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana hubungan termodinamika berasal.
Pada sistem di mana terjadi proses perubahan wujud atau pertukaran energi, termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kinetika reaksi (kecepatan suatu proses reaksi berlangsung). Dikarenakan alasan ini, penggunaan istilah "termodinamika" biasanya merujuk pada termodinamika setimbang. Dengan hubungan ini, konsep utama dalam termodinamika adalah proses kuasistatik, yang diidealkan proses "super pelan". Proses termodinamika bergantung waktu dipelajari dalam termodinamika tak-setimbang. Karena termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu, telah diusulkan bahwa termodinamika setimbang seharusnya dinamakan termostatik.
Hukum termodinamika kebenarannya sangat umum, dan hukum-hukum ini tidak bergantung kepada rincian dari interaksi atau sistem yang diteliti. Hal ini berarti mereka dapat diterapkan ke sistem di mana seseorang tidak tahu apa pun kecuali perimbangan transfer energi dan wujud di antara mereka dan lingkungan. Contohnya termasuk perkiraan Einstein tentang emisi spontan dalam abad ke-20 dan riset sekarang ini tentang termodinamika benda hitam.
Menurut Arief MS Termodinamika adalah suatu konsep mekanika perpindahan Energi. Layaknya seperti panas, di mana konsep perpindahan panas adalah panas secara spontan akan berpindah dari temperatur tinggi ke temperatur yang lebih rendah.
Hukum dasar termodinamika terbagi menjadi 3, yaitu:

TITRASI ASAM BASA


Titrasi ....
Apa ya pengertian Titrasi itu ???
Titrasi adalah suatu proses pencampuran dua larutan di mana dilakukan dengan menempatkan salah satu zat di dalam erlenmeyer dan larutan lainnya ditambahkan melalui Buret.
Menurut Day Underwood (1999) Titrasi merupakan suatu proses analisis dimana suatu volum larutan standar ditambahkan ke dalam larutan dengan tujuan mengetahui komponen yang tidak dikenal.
Larutan standar.... Apa itu Larutan Standar ??
Larutan standar adalah larutan yang konsentrasinya sudah diketahui secara
pasti. Berdasarkan Kemurniannya larutan standar dibedakan menjadi larutan standar Primer dan larutan standar Sekunder.
1.    Larutan standar primer
Adalah larutan standar yang dipersiapkan dengan menimbang dan melarutkan suatu zat tertentu dengan kemurnian tinggi (konsentrasi diketahui dari massa -volum larutan) (Day Underwood, 1999).
2.    Larutan standar sekunder
Adalah larutan standar yang dipersiapkan dengan menimbang dan melarutkan suatu zat tertentu dengan kemurnian relatif rendah sehingga konsentrasi diketahui dari hasil standardisasi (Day Underwood, 1999).
  • Standardisasi larutan merupakan proses saat konsentrasi larutan standar sekunder ditentukan dengan tepat dengan cara mentitrasi dengan larutan standar primer  (John Kenkel, 2003).
  • Titran atau titer adalah larutan yang digunakan untuk mentitrasi (biasanya sudah diketahui secara pasti konsentrasinya). Dalam proses tii suatu zat berfungsi sebagai titran dan yang lain sebagai titrat.
  •  Titrat adalah larutan yang dititrasi untuk diketahui konsentrasi komponen tertentu.
  • Titik ekivalen adalah titik yang menyatakan banyaknya titran secara kimia setara dengan banyaknya analit.
  • Analit adalah spesies (atom, unsur, ion, gugus, molekul) yang dianalisis atau ditentukan konsentrasinya atau strukturnya.
  • Titik akhir titrasi adalah titik pada saat titrasi diakhiri/dihentikan. Dalam titrasi
  • biasanya diambil sejumlah alikuot tertentu yaitu bagian dari keseluruhan larutan yang dititrasi kemudian dilakukan proses pengenceran (W Haryadi, 1990).
  • Pengenceran adalah proses penambahan pelarut yg tidak diikuti terjadinya reaksi kimia sehingga berlaku hukum kekekalan mol.

Peralatan apa saja sih yang diperlukan dalam Titrasi itu ??
Peralatan yang digunakan dalam titrasi pada umumnya meliputi buret, statif, klem, klem holder, erlenmeyer, pipet tetes, dan pipet volumetrik atau pipet gondok.  

Naaah sekarang titrasi itu ada yang namanya Titrasi Asam Basa 
Ayoo siapa yang tau apa itu Titrasi Asam Basa :D
Titrasi Asam Basa adalah suatu proses pencampuran/penetralan suatu larutan asam oleh basa atau sebaliknya.
Berdasarkan reaksinya dengan pelarut, asam dan basa diklasifikasikan menjadi asam-basa kuat dan lemah sehingga titrasi asam-basa meliputi titrasi basa kuat dengan asam kuat, basa lemah dengan asam kuat, asam lemah dengan basa lemah, basa lemah dengan asam lemah.
 Kurva Titrasi






Indikator yang digunakan pada titrasi asam basa adalah indikator yang mempunyai trayek perubahan warna pada pH sekitar 7, sebab pada saat asam kuat dan basa kuat tepat habis bereaksi pH larutan sama dengan 7.
Perubahan warna indikator yang menandai tepat habisnya kedua larutan yang bereaksi tidak selamnya tepat seperti perhitungan secara teoritis. Volume larutan penitrasi yang diperoleh melalui perhitungan secara teoritis disebut titik ekivalen. Perbedaan volume titik akhir dengan titik ekivalen disebut kesalahan titirasi. Besar kecilnya kesalahan titrasi ditentukan oleh pemilihan indikatornya tepat, maka kesalhan titrasinya kecil.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dalam bentuk powerpoint TITRASI ASAM BASA
Selain itu, jika masih penasaran bisa dilihat PRAKTIKUM TITRASI ASAM BASA